Selasa, 23 Februari 2010

PROSES

Pengertian Proses : Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Dan program adalah instruksi yang ditulis ke dalam bahasa yang dimengerti sistem operasi. Proses berisi instruksi dan data. Sistem operasi mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses-proses sesuai kebijaksanaan untuk memenuhi sasaran sistem. Setelah kita mengetahui apa itu proses dan apa itu program, serta kaitan keduanya, berikut ini adalah istilah-istilah yang berkaitan dengan hal tersebut:
 Multiprogramming (multitasking).
 Multiprocessing.
 Distributed processing/computing.
Apakah arti dari kesemua istilah tersebut? Berikut ini adalah definisi singkatnya:
 Multiprogramming atau disebut juga multitasking: yaitu manajemen banyak proses pada satu pemroses. Ciri – cirinya adalah Program-program yang dijalankan sebenarnya bersifat saling tak bergantung (independen) dan satu program pada satu saat (on program at any instant).
 Multiprocessing yaitu Manajemen banyak proses di komputer multiprocessor (banyak pemroses didalamnya).
 Distributed Processing yaitu manajemen banyak proses yang dieksekusi di banyak sistem komputer yang tersebar (terdistribusi).


Setiap proses yang berlangsung di dalam Sistem Operasi tentulah harus dapat dikendalikan oleh Sistem Operasi tersebut supaya saling dapat melanjutkan, mengikuti kebijaksanaan tertentu dan juga mendukung komunikasi antar proses dan penciptaan proses tersebut.
Perlu diketahui, bahwa prose situ memiliki 3 status utama yaitu:
 Running. Status yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi
 Waiting. Status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu sebuah event seperti proses M/K.
 Ready. Status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor
Dan juga memiliki 3 status tambahan yaitu:
 New. Status yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat
 Terminated. Status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.

Selasa, 16 Februari 2010

Struktur Sistem Komputer

Komputer mungkin selama ini kita ketahui hanya berupa Personal PC atau Laptop saja. Karena keduanya yang paling sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun ternyata terdapat berbagai macam jenis komputer yang unik / mungkin karena kita jarang melihat. Berikut akan saya jabarkan berbagai macam jenis komputer yang pernah digunakan menurut ukurannya.
1) Grid Computer / Super Computer
Grid Computer adalah teknologi yang dianggap paling mutakhir saaat ini. Yaitu dengan menggabungkan resource dari banyak CPU (bisa mencapai ribuan) untuk menghasilkan output yang maksimal. Grid Computer juga merupakan hasil pengembangan dari Mainframe System.

2) Mainframe / Enterprise system
Komputer ini merupakan kumpulan dari device-device yang berfungsi sama atau bermacam-macam yang disatukan dalam sebuah sistem yang saling berbagi. Mengumpulkan job-job yang mirip kemudian job itu akan secara otomatis berpindah dari yang satu ke lainnya. Job tersebut memiliki 2 jenis. Jenis pertama adalah Batch System yaitu job yang memiliki kesamaan kebutuhan yang dikumpulkan secara sekuensial. Jenis yang lain adalah Multi Programming yaitu job yang disimpan di main memory pada waktu yang sama.
Namun lama kelamaan, komputer jenis ini mulai ditinggalkan karena memerlukan biaya yang sangat besar. Sehingga munculah ide Grid Computer yang tadi sudah dijelaskan di atas.

3) Mini Computer
Mini Computer bukanlah komputer mini dalam arti sesungguhnya. Tetapi yang dimaksud mini disini adalah jika dibandingkan dengan Mainframe, komputer ini memiliki fungsi dan kapasitas yang lebih kecil. Komputer jenis ini biasanya digunakan untuk server pada suatu perusahaan atau instansi.

4) Workstation
Workstasion adalah komputer yang terhubung dengan server. Karena tidak mungkin di setiap tempat di pasang server. Jadi Work Station merupakan kepanjangan dari server agar data dari server lebih mudah di akses dimanapun.

5) Desktop Komputer
Komputer jenis desktop adalah komputer yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Karena komputer inilah yang biasanya dipergunakan orang awam untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Komputer jenis ini mempunyai resource yang terbatas (kecil). Sehingga hanya bisa melakukan pekerjaan yang ringan-ringan saja.

6) Desknote
Komputer ini sangat sulit utuk dijumpai di pasaran karena kurang laku.

7) Laptop / Notebook
Laptop adalah komputer jinjing yang masih sangat poluler sangat ini. Dengan kemampuan yang semakin ditingkatkan sehingga performanya mendekati komputer Deskop. Laptop juga lebih portable sehingga saat ini semakin menjadi pilihan utama selain harganya yang semakin terjangkau.

8) Handheld Computer
Portabilitas ternyata semakin menjadi tren saat ini. Setelah laptop yang mulai cukup populer. Diciptakan lagi komputer yang lebih kecil berbentuk handheld yang berbentuk ponsel dan

9) Embedded System
Embedded System adalah komputer yang tertanam. Sebagai contoh terdapat chip yang tertanam di AC. sehingga AC tersebut bisa mendeteksi keberadaan seseorang. dan masih banyak contoh yang lain.

Sedangkan menurut karaterisktiknya kompuer dibagi menjadi:
1. Single Prosesor (hanya memiliki 1 prosesor)
2. Multiprosesor (memiliki banyak prosesor)
3. Personal Komputer (digunakan satu orang dalam satu waktu)
4. Distribusi Sistem (komputer yang dikerjakan dengan beberapa komputer)
5. Clustered sistem (gabungan dari beberapa sistem individu yang saling berbagi storage) dan terhubung pada jaringan lokal
6. Real time Sistem (sistem yang mengutamakan ketepatan waktu)

Minggu, 07 Februari 2010

STRUKTUR SISTEM OPERASI

Pada pertemuan kali ini Pak Sujana menerangkan Struktur Sistem Operasi. Struktur Sistem Operasi terdiri dari: Kompenen Sistem, layanan Sistem Operasi, system calls, program system, struktur system, virtual machines, system machines, dan yang terakhir adalah system generation. Tetapi Pak Sujana pada kesempatan kali ini hanya menerangkan pada kompenen system yang terdiri dari :

  • Manajemen proses

  • Manajemen main memori

  • Manajemen I/O system

  • Manajemen secondary memory

  • Manajemen file

  • Command interpreter system


  • Manajemen Proses

Dalam bahasa sehari-hari manajemen proses bisa kita contohkan yaitu pada saat seseorang bermain game computer, saat bermain game computer sebenarnya banyak yang dikerjakan oleh computer yaitu VGA atau pengatur tampilan, memori jelas memori sangat diperlukan karena memori adalah pendukung utama computer sekarang bisa berjalan, hardisk untuk secondary memori, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah Tugas Sistem Operasi adalah seperti judul diatas yaitu memanajemen proses yang jika menurut contoh diatas yaitu memanajemen proses game. Gampangnya adalah jika ada proses di computer Sistem operasi yang mengurus.


  • Manajemen Main Memori

Main memori jelas sangat penting dalam bekerjanya sebuah computer. Dalam computer, Semua program harus melewati memori dan semua instruksi atau data yang akan diproses harus di simpan dalam memori terlebih dahulu. Memori atau biasa disebut RAM ditemukan oleh Von Neumen dan yang menjadi dasar computer sampai sekarang. Memori bersifat volatile yaitu penyimpanan yang sementara.

Pada Sistem Operasi, tugas Sistem Operasi dalam memori adalah memilih program yang akan diload oleh memori, alokasi dan dealokasi memori. Intinya manajemen memori adalah Bagaimana Sistem Operasi mengatur memori.


  • Manajemen I/O system

Sistem ini sering disebut dengan device manager. Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi Masukan/Keluaran dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh:

pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan floppy disk.

Komponen Sistem Operasi untuk sistem Masukan/Keluaran:


Penyangga/buffer: menampung sementara data dari/ke perangkat Masukan/Keluaran.

Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian Masukan/Keluaran sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).

Menyediakan driver: untuk dapat melakukan operasi rinci untuk perangkat keras

Masukan/Keluaran tertentu.


  • Manajemen secondary memory

Sistem Operasi bertanggung jawab dalam secondary memory yaitu : memanajemen ruang kosong, alokasi storage atau mengatur semua yang disimpan di secondary memori, dan penjadwalan disk yaitu kapan sebuah data akan diambil.


  • Manajemen File

Sistem Operasi bertanggung jawab untuk membuat dan menghapus file dan direktori, dukungan primitive, pemetaan file kedalam secondary storage, dan backup file ke media storage.


  • Command Interpreter System

Yang dimaksud command interpreter system adalah Sistem operasi yang menunggu instruksi dari user. Command Interpreter system sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan teknologi I/O devices yang ada.








-----------------------------UPDATE(13/02/2010)-----------------------------


---------------Layanan Sistem Operasi---------------


Eksekusi Program
Kemampuan sistim untuk “load” program ke memori dan menjalankan program.
Operasi I/O
User tidak dapat secara langsung mengakses H/W resources, OS harus menyediakan mekanisme untuk melakukan operasi I/O atas nama user
Manipulasi File-system
Kemampuan program untuk operasi pada file (to read, write, create, and delete files).

Komunikasi
Pertukaran data/informasi antar dua atau lebih proses yang berada pada satu komputer (atau lebih).
Deteksi Error
Menjaga kestabilan sistim dengan mendeteksi “error”: hardware maupun operasi.
Penggunaan System yang Efisien
Proteksi : menjamin akses ke system resources dikendalikan (user dikontrol akses ke sistim).
Accounting: merekam kegiatan users, jatah pemakaian resources (fairness atau policy).




---------------System Call---------------

System call:
Menyediakan interface antara program (user program yang berjalan) dan bagian OS.
System call menjadi jembatan antara proses dan OS.
System call ditulis dalam assembly language (machine specific) atau bahasa tingkat tinggi yang dapat mengendalikan mesin (C).
Contoh: UNIX menyediakan system call: read, write => operasi I/O untuk file.


System Call : Passing Parameter

Sering user program harus memberikan data (parameter) ke rutin OS yang akan dipanggil.
UNIX: read(buffer, max_size, file_id);
Tiga cara memberikan parameter dari program ke sistim operasi:
Melalui registers (resources di CPU).
Menyimpan parameter pada data struktur (table) di memory, dan alamat table tsb ditunjuk oleh pointer yang disimpan di register.
Push (store) melalui “stack” pada memori dan OS mengambilnya melalui pop pada stack tsb.


Tipe System Calls
l-Kontrol Proses
l-Manipulasi File
l-Managemen Device
l-Informasi Lingkungan
l-Komunikasi


---------------Struktur Monolithic---------------

lTidak terstuktur secara jelas
lKumpulan program yang menggunakan langsung resources hardware
lTerdapat program-program yang mewakili fungsi OS: processor management, memory management
l-----OS awal: satu kesatuan proses, dimana kontrol berpindah dari program-program tersebut (“procedure calls)
l-----Program user (proses): menjadi satu bagian rutin dari (loop) program utama jika tidak melakukan fungsi OS
l-----User program dijalankan “call” dari OS => eksekusi pada user mode akan berhenti:
§ -timeout (timer interrupt)
§ -kembali ke OS (service)
§ -Interrupt (hardware)




-------------
Pendekatan Sederhana(Kernel)
-------------

lStruktur terbatas pada dua layer
l===Systems programs: bagian OS yang dibangun di atas kernel – extended machine
l

===Kernel
l
Operasi vital yang penting dan melindungi resources hardware
lSemua service untuk user proses melalui mekanisme system call
lTugas utama kernel menyediakan fasilitas untuk: multiprogramming/multitasking – dimana proses-proses dapat berjalan serentak (concurrent) dan terpisah
lUNIX (1978)
§Menggunakan pendekatan rancangan sederhana dengan dukungan H/W yang terbatas (PDP-11)
len Device